Diduga Puing Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian Harian Populer (HP). : Diduga Puing Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Orang Tua Siswa di Kendari Keluhkan Proses Administrasi Sekolah, (Ummussabri). Harap Ada Ruang Dialog. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

Diduga Puing Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian

Sabtu, 17 Januari 2026, Januari 17, 2026

Diduga Puing Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaraung Pangkep, Tim SAR Bergerak Lakukan Pencarian


PANGKEP – harianpopuler.com - Informasi mengenai ditemukannya sejumlah benda yang diduga sebagai puing pesawat menghebohkan masyarakat Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Temuan tersebut dilaporkan berada di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), yang termasuk dalam wilayah Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung.


Informasi awal menyebutkan bahwa benda-benda tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah pendaki yang sedang melakukan aktivitas di kawasan Bulu Saraung. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang, sehingga memicu pergerakan sejumlah tim pencarian dan pertolongan (SAR) menuju lokasi yang diduga menjadi titik jatuh pesawat.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi yang memastikan bahwa temuan tersebut merupakan puing dari pesawat yang dilaporkan hilang kontak. Namun demikian, aparat gabungan bersama tim SAR masih terus melakukan penelusuran di beberapa titik yang dianggap relevan berdasarkan laporan lapangan dan koordinat terakhir pesawat.


Sebelumnya, sebuah pesawat jenis ATR 42 dengan registrasi PK-THT yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (17/1/2026). Pesawat tersebut diketahui membawa total 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.


Berdasarkan data penerbangan sementara, posisi terakhir pesawat terdeteksi pada pukul 04.20 UTC atau sekitar 12.20 WITA. Saat itu, pesawat berada di atas kawasan Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung dengan ketinggian sekitar 5.150 kaki dan kecepatan darat (ground speed) 221 knots. Setelah itu, komunikasi dengan pesawat dilaporkan terputus.


Pesawat ATR 42 tersebut diketahui lepas landas dari Yogyakarta pada pukul 08.08 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, pada pukul 12.20 WIB. Hingga melewati waktu pendaratan yang dijadwalkan, keberadaan pesawat belum dapat dipastikan.


Menanggapi laporan hilangnya kontak pesawat, otoritas terkait segera mengaktifkan prosedur pencarian dan penyelamatan. Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta unsur relawan dikerahkan untuk menyisir wilayah Maros dan Pangkep, termasuk area pegunungan yang dikenal memiliki medan terjal dan sulit dijangkau.


Kawasan Gunung Bulusaraung sendiri merupakan daerah konservasi dengan kontur pegunungan karst yang curam, hutan lebat, serta akses terbatas. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi tim pencari dalam melakukan penyisiran secara menyeluruh. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel.


Terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai identitas kru dan penumpang, pihak berwenang menegaskan bahwa data tersebut masih bersifat sementara dan dalam proses verifikasi. Otoritas meminta masyarakat untuk menunggu informasi resmi dan tidak berspekulasi agar tidak menimbulkan kepanikan maupun kesimpangsiuran informasi.


Pihak keluarga kru dan penumpang pesawat juga telah mendapatkan pendampingan dari instansi terkait. Pemerintah daerah serta otoritas penerbangan menyatakan komitmennya untuk menyampaikan perkembangan terbaru secara terbuka dan bertanggung jawab sesuai hasil temuan di lapangan.


Hingga Sabtu sore, proses pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR berfokus pada lokasi-lokasi yang dilaporkan masyarakat serta titik-titik yang dinilai memiliki keterkaitan dengan jalur penerbangan terakhir pesawat. Informasi lanjutan akan disampaikan setelah ada hasil resmi dari proses pencarian dan identifikasi.


Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi, serta turut mendoakan agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan membuahkan hasil terbaik.

TerPopuler