Perkelahian Diduga Libatkan Pelajar SMAN 2 dan SMKN 4 Kendari di Anduonohu Harian Populer (HP). : Perkelahian Diduga Libatkan Pelajar SMAN 2 dan SMKN 4 Kendari di Anduonohu

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Berlubang,Hancur Dan Rusak Parah Jalan Poros di Desa Awuliti, Desa Meraka Lambuya Kab.Konawe. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

Perkelahian Diduga Libatkan Pelajar SMAN 2 dan SMKN 4 Kendari di Anduonohu

Senin, 09 Februari 2026, Februari 09, 2026

Perkelahian Diduga Libatkan Pelajar SMAN 2 dan SMKN 4 Kendari di Anduonohu


KENDARI - harianpopuler.com - Peristiwa perkelahian yang diduga melibatkan sejumlah pelajar terjadi di wilayah Anduonohu, Kota Kendari, pada Senin (9/2/2026). Kejadian tersebut menjadi perhatian warga setelah video peristiwa beredar di media sosial.


Informasi awal menyebutkan perkelahian diduga melibatkan pelajar dari SMAN 2 Kendari dan SMKN 4 Kendari. Dalam rekaman yang beredar, tampak beberapa remaja saling berhadapan di area terbuka, sementara pelajar lain berada di sekitar lokasi. Hingga kini, penyebab pasti kejadian masih belum diketahui.


Warga sekitar mengatakan peristiwa berlangsung singkat sebelum para pelajar membubarkan diri. Tidak ada laporan resmi mengenai korban luka berat. Meski demikian, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait potensi kekerasan di kalangan pelajar.


Pihak sekolah diharapkan dapat melakukan pembinaan internal kepada siswa. Peran orang tua dan guru dinilai penting dalam mengarahkan remaja agar mampu menyelesaikan konflik secara damai tanpa kekerasan.


Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa masa pelajar adalah waktu untuk belajar, membangun prestasi, dan menjaga persahabatan, bukan memperpanjang konflik. Remaja diharapkan dapat lebih bijak dalam bertindak, saling menghormati, dan menjadikan perbedaan sebagai ruang untuk belajar, bukan alasan untuk bertikai.


TerPopuler