Puskesmas Puriala Perkuat Disiplin Kerja dan Optimalisasi Layanan Posyandu Terpadu Harian Populer (HP). : Puskesmas Puriala Perkuat Disiplin Kerja dan Optimalisasi Layanan Posyandu Terpadu

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Puskesmas Puriala Perkuat Disiplin Kerja dan Optimalisasi Layanan Posyandu Terpadu

Selasa, 03 Februari 2026, Februari 03, 2026

 

KONAWE –  harianpopuler.com - Kepala Puskesmas (Kapus) Puriala, Luciana Papua, S.Km., M.Km., menegaskan komitmennya dalam memperkuat disiplin kerja tenaga kesehatan sekaligus mendorong optimalisasi layanan kesehatan masyarakat melalui penguatan program Posyandu berbasis Standar Pelayanan Minimal (SPM). Hal tersebut disampaikan Luciana saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Selasa, 3 Februari.


Menurut Luciana, disiplin kerja menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas. Ia menjelaskan bahwa pengukuran kinerja pegawai dilakukan melalui sistem absensi apel pagi dan siang yang diterapkan secara konsisten. Pendekatan ini bertujuan membangun budaya kerja profesional, sekaligus memastikan seluruh tenaga kesehatan hadir tepat waktu dan siap melayani masyarakat.


“Implementasi kinerja yang baik sangat berkaitan dengan kedisiplinan. Kami menilai etos kerja dari kehadiran dalam apel pagi dan siang. Dengan sistem ini, kami ingin membangun komitmen bersama agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal,” ujar Luciana.


Ia menambahkan bahwa peningkatan disiplin tidak semata-mata bersifat administratif, tetapi juga menjadi bagian dari strategi peningkatan mutu layanan kesehatan. Puskesmas Puriala, lanjutnya, memprioritaskan pelayanan prima sebagai standar operasional harian. Seluruh petugas diharapkan memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional kepada pasien.


Selain penguatan internal organisasi, Puskesmas Puriala saat ini juga memfokuskan perhatian pada pengembangan layanan Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Program ini menjadi salah satu prioritas utama pada tahun berjalan, sejalan dengan kebijakan transformasi layanan kesehatan primer.


Luciana menjelaskan bahwa optimalisasi Posyandu dilakukan melalui konsep Integrasi Layanan Primer (ILP). Konsep ini mengedepankan pendekatan pelayanan terpadu, di mana berbagai layanan kesehatan dasar dapat diakses masyarakat dalam satu lokasi pelayanan.


“Melalui ILP, masyarakat bisa mendapatkan berbagai layanan kesehatan di Posyandu terpadu. Ini mencakup pelayanan ibu dan anak, pemantauan gizi, imunisasi, serta pemeriksaan kesehatan dasar lainnya. Target kami tahun ini, seluruh standar pelayanan minimal sudah berjalan secara maksimal,” jelasnya.


Ia menilai integrasi layanan di tingkat Posyandu sangat penting untuk mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Dengan sistem terpadu, warga tidak perlu berpindah tempat untuk mendapatkan layanan berbeda. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif.


Puskesmas Puriala juga terus melakukan pembinaan terhadap kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Pelatihan rutin dan pendampingan teknis dilakukan untuk memastikan kader memiliki pemahaman yang baik tentang standar pelayanan serta prosedur operasional.


Luciana menegaskan bahwa keberhasilan program kesehatan masyarakat tidak hanya bergantung pada tenaga medis, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dengan masyarakat. Karena itu, pihaknya aktif mendorong keterlibatan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kader kesehatan dalam mendukung program Posyandu terpadu.


“Kami ingin Posyandu menjadi pusat layanan kesehatan masyarakat yang aktif dan berkelanjutan. Dukungan lintas sektor sangat penting agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.


Ke depan, Puskesmas Puriala menargetkan peningkatan cakupan layanan kesehatan dasar melalui penguatan sistem monitoring dan evaluasi. Setiap program akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan efektivitas pelaksanaan di lapangan.


Dengan kombinasi disiplin kerja internal dan penguatan layanan berbasis komunitas, Luciana optimistis kualitas pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Puriala akan terus meningkat. Ia berharap upaya tersebut mampu memberikan dampak nyata terhadap derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

TerPopuler