Ginal Tuntaskan Reses di Wonggeduku hingga Pondidaha, Infrastruktur Jadi Fokus Harian Populer (HP). : Ginal Tuntaskan Reses di Wonggeduku hingga Pondidaha, Infrastruktur Jadi Fokus

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Berlubang,Hancur Dan Rusak Parah Jalan Poros di Desa Awuliti, Desa Meraka Lambuya Kab.Konawe. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

Ginal Tuntaskan Reses di Wonggeduku hingga Pondidaha, Infrastruktur Jadi Fokus

Rabu, 11 Februari 2026, Februari 11, 2026

Ginal Tuntaskan Reses di Wonggeduku hingga Pondidaha, Infrastruktur Jadi Fokus

KONAWE – harianpopuler.com - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Konawe, Ginal, menuntaskan rangkaian kegiatan reses pada periode reses saat ini dengan turun langsung ke sejumlah titik di wilayah Wawoone Kecamatan Wanggeduku. Kegiatan serap aspirasi masyarakat tersebut berlangsung selama tiga hari, dimulai sejak Senin, 9 Februari 2026 hingga Rabu, 11 Februari 2026, bahkan berlanjut hingga malam hari.


Kegiatan reses tersebut menjangkau sejumlah desa di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Wonggeduku, kunjungan dilakukan di Desa Wawoone, Desa Lalohao, dan Desa Lalousu. Sementara di Kecamatan Meluhu, agenda reses berlangsung di Desa Woerahi. Kegiatan serap aspirasi juga dilanjutkan di Desa Sulemandara, Kecamatan Pondidaha. Total lima titik kunjungan tersebut menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat setempat.




Reses ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan prioritas, khususnya terkait pembangunan sarana dan prasarana pertanian, peningkatan infrastruktur jalan, hingga layanan jaminan kesehatan. Dalam kunjungannya, Ginal menegaskan bahwa aspirasi warga akan menjadi bahan pembahasan di tingkat legislatif untuk disesuaikan dengan program pembangunan daerah.


Selama agenda reses berlangsung, Ginal menyambangi sedikitnya lima titik pertemuan warga. Pada Selasa sore, kegiatan dilaksanakan di wilayah Meluhu, sementara pada pagi harinya berlangsung di Lalohao. Setiap titik pertemuan dihadiri unsur pemerintah desa, camat, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), anggota PKK, tokoh masyarakat, aparat keamanan lingkungan, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.


Dalam dialog terbuka bersama warga, isu pertanian menjadi salah satu topik utama. Masyarakat mengusulkan peningkatan akses jalan usaha tani, perbaikan saluran irigasi tersier, serta dukungan fasilitas pendukung agar produktivitas pertanian dapat meningkat. Infrastruktur tersebut dinilai penting karena sebagian besar warga menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian.




Selain itu, aspirasi generasi muda juga mendapat perhatian. Sejumlah pemuda mengusulkan perbaikan gedung olahraga agar dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang kegiatan positif. Menurut warga, fasilitas olahraga yang memadai dapat mendorong pembinaan atlet lokal sekaligus menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda.


Permintaan peningkatan kualitas jalan juga menjadi aspirasi yang dominan. Warga berharap adanya pengaspalan dan peningkatan jalan lingkungan untuk memperlancar mobilitas serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa. Infrastruktur jalan dinilai berperan penting dalam distribusi hasil pertanian dan akses layanan publik.


Tak hanya infrastruktur fisik, masyarakat juga meminta pentingnya optimalisasi layanan BPJS Kesehatan. Warga berharap pelayanan kesehatan dapat semakin mudah diakses, terutama bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Aspirasi tersebut menjadi catatan penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.


Dalam kesempatan itu, Ginal menyampaikan bahwa reses bukan sekadar agenda formal, melainkan sarana komunikasi langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Ia menekankan pentingnya partisipasi warga dalam menyampaikan kebutuhan nyata di lapangan agar program pembangunan dapat tepat sasaran.




Kegiatan reses juga dirangkaikan dengan pembahasan penataan lingkungan yang asri sebagai bagian dari dukungan terhadap program nasional. Warga dan pemerintah setempat menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan demi menciptakan kawasan permukiman yang sehat dan nyaman.


Menurut Ginal, seluruh aspirasi yang disampaikan akan dihimpun dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat dapat terus terjalin demi percepatan pembangunan di Kabupaten Konawe.


Reses yang berlangsung hingga malam hari tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran langsung wakil rakyat memberikan ruang dialog yang lebih terbuka serta memperkuat kepercayaan publik terhadap proses pembangunan daerah.




Dengan berakhirnya rangkaian reses ini, diharapkan berbagai usulan prioritas dapat segera ditindaklanjuti melalui program kerja yang terukur. Infrastruktur pertanian, peningkatan jalan, fasilitas olahraga, serta layanan kesehatan menjadi fokus utama yang dinilai mampu mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

TerPopuler