ASN DLH Bombana Diterpa Isu Pernikahan Ganda, Inspektorat Serahkan Kasus ke BKPSDM -->

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Berlubang,Hancur Dan Rusak Parah Jalan Poros di Desa Awuliti, Desa Meraka Lambuya Kab.Konawe. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

ASN DLH Bombana Diterpa Isu Pernikahan Ganda, Inspektorat Serahkan Kasus ke BKPSDM

Senin, 10 November 2025, November 10, 2025

Ketgam Ilustrasi

AsN DLH Bombana Diterpa Isu Pernikahan Ganda, Inspektorat Serahkan Kasus ke BKPSDM

Birokrasi Tercoreng: ASN Bombana Diduga Nikah Ilegal, Kasusnya Tunggu Tindak Lanjut BKPSDM


Bombana, - Harianpopuler.com – Dunia birokrasi Kabupaten Bombana diguncang oleh skandal rumah tangga yang menyeret dua Aparatur Sipil Negara (ASN). Seorang ASN berinisial SZR, staf pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, dilaporkan oleh istrinya sendiri karena diduga menikah lagi secara diam-diam dengan menggunakan dokumen palsu.


Peristiwa ini mencuat setelah Gusti Ayu Kristiani, yang juga ASN di Puskesmas Lombakasi, melaporkan suaminya ke Polres Bombana pada 11 September 2025. Tidak berhenti di situ, pada 2 Oktober 2025, ia kembali menambah laporan terkait dugaan pemalsuan dokumen pernikahan yang digunakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Toburi, Kecamatan Poleang Utara.


Kasus ini langsung menyita perhatian publik karena melibatkan dua ASN aktif yang seharusnya menjadi teladan dalam menegakkan hukum serta menjunjung tinggi etika dan disiplin kepegawaian.


Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 7 November 2025, Kepala Inspektorat Kabupaten Bombana menyampaikan bahwa rencana tindak lanjut akan diserahkan ke BKPSDM Bombana pada Senin mendatang. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak BKPSDM belum memberikan tanggapan resmi dan masih menunggu hasil tindak lanjut dari pihak terkait.


Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat ditangani secara profesional oleh aparat penegak hukum serta instansi terkait, guna menjaga integritas ASN dan marwah birokrasi di Kabupaten Bombana.


Laporan: Redaksi 


TerPopuler