Kendari – harianpopuler.com - SD Negeri 34 Kendari melaksanakan kegiatan simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI sebagai bagian dari upaya mengukur capaian pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai Senin (9/3/2026) hingga Kamis (12/3/2026).
Pelaksanaan simulasi ini mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 9 Tahun 2025. Dalam regulasi tersebut dijelaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik berfungsi sebagai alat validasi capaian belajar siswa, bukan sebagai penentu kelulusan.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah dapat memperoleh gambaran mengenai tingkat penguasaan materi siswa selama menempuh pendidikan di sekolah dasar. Tes ini juga menjadi bagian dari survei lingkungan belajar yang dirancang untuk menilai kemampuan akademik peserta didik secara lebih komprehensif.
Kepala SDN 34 Kendari HJ. STARNI. S. Pd. M. Pd menjelaskan bahwa pelaksanaan simulasi TKA merupakan langkah persiapan sebelum penerapan tes secara resmi dalam sistem evaluasi pendidikan nasional. Dengan adanya simulasi ini, siswa diharapkan dapat lebih familiar dengan pola soal serta sistem penilaian yang digunakan.
“Tes Kemampuan Akademik tidak menjadi penentu kelulusan siswa. Fungsi utamanya adalah sebagai alat pemetaan dan validasi hasil belajar peserta didik, khususnya pada kompetensi dasar yang telah dipelajari selama di sekolah dasar,” ujarnya saat ditemui pada Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, fokus utama dalam tes ini adalah mengukur penguasaan konsep inti pada mata pelajaran serta kemampuan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Kemampuan tersebut dinilai penting untuk membekali siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan pada jenjang berikutnya.
Selain itu, hasil dari pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik juga akan memberikan kontribusi terhadap indikator mutu pendidikan sekolah. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi bagian dari evaluasi dalam penyusunan rapor pendidikan sekolah.
Dengan demikian, sekolah dapat melihat sejauh mana efektivitas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Evaluasi tersebut juga menjadi dasar dalam melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pembelajaran di masa mendatang.
Puskesmas Puuwatu Edukasi Pencegahan DBD kepada Warga Sekolah SDN 34 dan SDN 18 Kendari
Selama pelaksanaan simulasi, pihak sekolah memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. Para siswa mengikuti tes dengan menggunakan perangkat yang telah disiapkan oleh sekolah, didampingi oleh guru pengawas di masing-masing ruang ujian.
Pihak sekolah berharap melalui simulasi ini para siswa dapat lebih siap menghadapi pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik yang akan diterapkan secara lebih luas di masa mendatang. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi di lingkungan sekolah dasar.
Simulasi TKA di SDN 34 Kendari menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung upaya peningkatan mutu pendidikan, sekaligus memastikan bahwa proses evaluasi pembelajaran berjalan secara objektif, terukur, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir siswa.
(*).

