Asprumnas Sultra Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim Harian Populer (HP). : Asprumnas Sultra Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Orang Tua Siswa di Kendari Keluhkan Proses Administrasi Sekolah, (Ummussabri). Harap Ada Ruang Dialog. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

Asprumnas Sultra Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim

Jumat, 06 Maret 2026, Maret 06, 2026

Asprumnas Sultra Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama, Santuni Anak Yatim

KENDARI – harianpopuler.com - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pengembang dan Pemasar Rumah Nasional (Asprumnas) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada anak yatim, Jumat (6/3/2026).


Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Sinergi, Membangun Hunian untuk Rakyat Sultra” tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan (stakeholder), serta jajaran pengurus dan anggota Asprumnas Sultra.


Ketua DPW Asprumnas Sultra, Muh. Alkobar, SH, didampingi Sekretaris Riki Fajar bersama jajaran pengurus, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.


“Pada kesempatan ini kami melaksanakan buka puasa bersama dengan mengundang sejumlah stakeholder dan jajaran Asprumnas sebagai bentuk silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan,” ujar Alkobar.




Ia menjelaskan, keberadaan Asprumnas di Sulawesi Tenggara masih tergolong baru, yakni sekitar satu tahun. Meski demikian, organisasi tersebut berkomitmen mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah yang menjadi bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.


Menurutnya, hingga saat ini realisasi pembangunan rumah secara nasional baru mencapai sekitar 278 ribu unit dari target tiga juta rumah.


“Dengan kehadiran Asprumnas di Sultra, kami berharap dapat berkontribusi dalam menambah ketersediaan hunian, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya.


Sementara itu, Sekretaris Asprumnas Sultra, Riki Fajar, menambahkan bahwa Asprumnas merupakan asosiasi yang mewadahi berbagai pelaku di sektor properti, tidak hanya pengembang perumahan.


“Asprumnas mewadahi para pelaku yang berkecimpung di bidang properti, mulai dari pengembang, konsultan hingga pemasaran. Semua kami rangkul untuk bersama-sama menyukseskan program pemerintah, khususnya program tiga juta rumah,” ujarnya.




Dalam mendukung program tersebut, pihaknya juga melakukan percepatan pembentukan kepengurusan di tingkat daerah. Saat ini, Asprumnas Sultra telah membentuk 10 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) di kabupaten dan kota.


“Dari total 17 kabupaten dan kota di Sultra, saat ini sudah terbentuk 10 DPD Asprumnas yang telah mendapatkan mandat. Insya Allah pelantikannya akan diagendakan pada tahun ini,” katanya.


Riki menegaskan, pembentukan struktur organisasi di daerah menjadi langkah strategis agar Asprumnas dapat segera menangkap peluang program perumahan dari pemerintah.


“Jika kita tidak siap ketika peluang datang tentu akan sulit. Karena itu kami mempersiapkan diri lebih awal agar saat peluang dari pemerintah hadir, kita sudah siap menjalankannya,” tambahnya.


Terkait estimasi kuota pembangunan rumah, ia menegaskan tidak ada batasan tertentu bagi para pengembang yang tergabung dalam Asprumnas selama memiliki kemampuan untuk membangun.


“Asprumnas menjamin seluruh anggota dapat memperoleh kuota serta proses akad di bank penyalur setelah rumah terbangun. Bank penyalur bisa berasal dari bank pemerintah maupun bank swasta,” jelasnya.




Pihaknya juga berharap pemerintah dapat memberikan kemudahan dalam regulasi penyaluran kredit perbankan, khususnya untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi.


Selain itu, Asprumnas menyatakan kesiapan dalam penyediaan lahan serta pengembangan berbagai jenis hunian, tidak hanya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), tetapi juga untuk kawasan pesisir, nelayan hingga rumah susun.


“Kami juga mempersiapkan seluruh DPD Asprumnas agar memiliki wawasan dan kesiapan dalam menyerap program pemerintah, sehingga pembangunan perumahan di daerah dapat berjalan maksimal,” pungkasnya.


Editor: Red


TerPopuler