Kepala SMAN 11 Kendari Sambut Baik Kunjungan Pengawas untuk Pemantauan MPLS dan Persiapan PBM 2026/2027
KENDARI – harianpopuler.com - Pengawas Sekolah, Bahtiar, S.Pd., M.Pd., melakukan kunjungan ke SMAN 11 Kendari dalam rangka pemantauan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus pemantauan awal menjelang pelaksanaan proses belajar mengajar (PBM) Tahun Pelajaran 2026/2027. Senin, 13/7/2026
Dalam kunjungan tersebut, Bahtiar berdiskusi dengan kepala sekolah mengenai berbagai persiapan yang perlu dilakukan sebelum dimulainya kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, pengawas terlebih dahulu mengirimkan instrumen pemantauan sebagai bagian dari mekanisme pendampingan yang dilakukan secara formal.
"Secara formal, tugas kami adalah mendampingi kepala sekolah dan guru. Kehadiran kami harus memberikan manfaat bagi sekolah, terutama dalam mengawal proses akademik. Kami memantau bagaimana guru melaksanakan pembelajaran, kemudian melakukan penilaian. Jika ditemukan kekurangan, maka akan direkomendasikan pelatihan atau pembinaan," ujarnya.
Selain aspek akademik, pengawas juga melakukan pemantauan pada bidang manajerial dengan melihat pelaksanaan tugas kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan. Menurut Bahtiar, tujuan utama pengawasan adalah meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas sekolah, termasuk mendorong peningkatan akreditasi.
"Itulah sebabnya kami rutin berdiskusi dengan kepala sekolah. Dari hasil pemantauan, kami melihat SMAN 11 Kendari masih mengalami kekurangan jumlah peserta didik. Kondisi yang sama juga terjadi di SMAN 12 Kendari. Target penerimaan enam rombongan belajar, namun yang terpenuhi hanya empat. Sementara di SMAN 11 masih kurang satu rombongan belajar. Hal ini juga kami sampaikan kepada Dinas Pendidikan," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pengawas sekolah berupaya menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan transparan.
Bahtiar menjelaskan, sesuai Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 7 Tahun 2026, terdapat empat tugas utama pengawas sekolah, yaitu pemantauan, penilaian, pembinaan, dan penguatan pendidikan karakter. Keempat tugas tersebut dilaksanakan melalui pendampingan akademik dan manajerial di setiap sekolah.
"Salah satu kendala yang kami temukan di SMAN 11 Kendari adalah masih kurangnya jumlah siswa baru," katanya.
Sementara itu, Kepala SMAN 11 Kendari menyambut baik kunjungan dan pendampingan dari pengawas sekolah. Ia mengaku bersyukur karena meski jumlah siswanya tidak terlalu banyak, sekolah tetap mampu mencetak prestasi.
"Alhamdulillah, sekolah kami masih mampu bersaing. Minggu depan kami akan mewakili Kota Kendari pada ajang O2SN tingkat provinsi. Ada dua atlet cabang atletik dan satu atlet bulu tangkis yang akan mewakili Kota Kendari. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Kampus Universitas Halu Oleo (UHO)," ungkapnya.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa SMAN 11 Kendari tetap mampu berprestasi dan bersaing dengan sekolah-sekolah yang memiliki jumlah siswa lebih besar.
