Kendari - harianpopuler.com - Upaya peningkatan kualitas tenaga kuliner di Sulawesi Tenggara terus diperkuat melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi chef program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan bertajuk Pelatihan dan Sertifikasi Chef MBG Skema Chef de Partie itu berlangsung selama dua hari, 8–9 Mei 2026, di salah satu hotel di Kota Kendari.
Program tersebut digagas oleh Perkumpulan Pengusaha Kuliner Indonesia Sultra bekerja sama dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi serta LSP Jasa Boga Nusantara. Kegiatan ini difokuskan untuk meningkatkan standar kompetensi chef yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah di Sultra.
Ketua Apkulindo Sultra, H. Rahman Rahim, mengatakan sebanyak 25 chef SPPG mengikuti pelatihan sekaligus uji kompetensi sebagai bagian dari persyaratan profesional di bidang tata boga.
“Peserta yang dinyatakan kompeten nantinya akan memperoleh sertifikat resmi dari LSP dan pengakuan kompetensi dari BNSP dengan gelar non-akademik Certified Chef de Partie,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung standarisasi tenaga dapur program MBG agar sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta menjalani dua tahapan utama. Hari pertama diisi dengan pembekalan materi serta pengisian asesmen mandiri atau APL, sedangkan hari kedua difokuskan pada praktik memasak yang dinilai langsung oleh asesor profesional.
Pantauan di lokasi menunjukkan para peserta mengikuti proses uji kompetensi dengan serius. Mereka mengenakan perlengkapan standar dapur seperti apron, masker, sarung tangan, dan penutup kepala saat menyiapkan berbagai menu sesuai standar penilaian.
Adapun peserta berasal dari sejumlah dapur MBG dan SPPG di berbagai wilayah Sulawesi Tenggara, di antaranya Konawe, Muna, Konawe Utara, Bombana, Buton, Konawe Selatan, Muna Barat, Kolaka Utara, hingga Kota Kendari.
Rahman berharap seluruh chef SPPG di Sultra ke depan memiliki sertifikasi kompetensi yang seragam sehingga mampu menjalankan tugas secara profesional dan memenuhi standar layanan pemenuhan gizi masyarakat.
Sementara itu, pihak LSP Jasa Boga Nusantara menilai sertifikasi Chef de Partie menjadi salah satu tahapan penting dalam pengembangan karier seorang koki profesional. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari aspek pengetahuan, kemampuan teknis memasak, hingga etika dan sikap kerja di lingkungan dapur.
Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir sumber daya chef yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung penguatan program MBG berkualitas di Sulawesi Tenggara.

