Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos di Kolaka, Polisi Lakukan Penyelidikan Harian Populer (HP). : Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos di Kolaka, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Orang Tua Siswa di Kendari Keluhkan Proses Administrasi Sekolah, (Ummussabri). Harap Ada Ruang Dialog. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos di Kolaka, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 18 Januari 2026, Januari 18, 2026

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos di Kolaka, Polisi Lakukan Penyelidikan


Kolaka – harianpopuler.com - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya yang berada di Kelurahan Lalohea, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Penemuan jenazah tersebut menggegerkan warga sekitar, khususnya para penghuni kos, karena korban diketahui sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.


Korban diketahui berinisial ID (36). Peristiwa ini pertama kali terungkap setelah salah seorang rekan korban merasa curiga karena tidak dapat menghubungi yang bersangkutan selama kurang lebih dua hari. Telepon seluler korban dilaporkan tidak aktif, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan rekan dan penghuni kos lainnya

.

Kecurigaan tersebut kemudian disampaikan kepada pemilik kos dan beberapa penghuni lainnya. Mereka sepakat untuk melakukan pengecekan ke kamar korban guna memastikan kondisinya. Kejadian itu diketahui sekitar pukul 00.53 Wita.


Saat tiba di depan kamar, pintu kos korban dalam keadaan terkunci dari dalam dan lampu kamar tidak menyala. Upaya mengetuk pintu beberapa kali tidak mendapat respons. Kondisi tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa telah terjadi sesuatu pada korban.

Para penghuni kos kemudian berinisiatif mengintip ke dalam kamar melalui ventilasi udara. Dari celah ventilasi tersebut, korban terlihat dalam posisi tengkurap dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Melihat kondisi itu, warga segera meminta bantuan penghuni lain dan pemilik kos.


Untuk memastikan keadaan korban, pintu kamar kos akhirnya dibuka secara paksa. Setelah pintu terbuka, korban dipastikan telah meninggal dunia di dalam kamar. Kejadian tersebut kemudian langsung dilaporkan ke pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.


Petugas dari Polres Kolaka segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi di sekitar area kamar kos guna kepentingan penyelidikan.


Kasi Humas Polres Kolaka, AKP Dwi Arif S, S.H., membenarkan adanya penemuan jenazah seorang pria di kamar kos tersebut. Ia menyampaikan bahwa Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kolaka telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.


“Petugas Inafis Sat Reskrim Polres Kolaka sudah melakukan pemeriksaan awal di TKP dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan kondisi korban,” ujar AKP Dwi Arif saat dikonfirmasi.


Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mencurigakan pada tubuh korban. Meski demikian, polisi menegaskan bahwa penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut.


AKP Dwi Arif juga mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab meninggalnya korban. Pihak kepolisian meminta semua pihak menunggu keterangan resmi hasil penyelidikan dan pemeriksaan medis yang sedang berlangsung.


Sementara itu, pihak keluarga korban yang berada di Jakarta telah dihubungi dan diberitahu mengenai kejadian tersebut. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai dilakukan, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman.


Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan menimbulkan keprihatinan di lingkungan tempat tinggal bersama. Warga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan mengingatkan pentingnya kepedulian serta komunikasi antar sesama penghuni kos atau kontrakan.


Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus dilakukan secara profesional dan transparan sesuai dengan prosedur yang berlaku. Hingga saat ini, Polres Kolaka menyatakan bahwa kasus tersebut masih dalam penanganan guna memastikan seluruh tahapan penyelidikan berjalan dengan baik dan memberikan kejelasan atas peristiwa yang terjadi.

TerPopuler