SISWA SMPN 13 KENDARI KREASIKAN MEJA DAN PAPAN NAMA DARI BOTOL BEKAS DAN SAMPAH PLASTIK -->

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Berlubang,Hancur Dan Rusak Parah Jalan Poros di Desa Awuliti, Desa Meraka Lambuya Kab.Konawe. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

SISWA SMPN 13 KENDARI KREASIKAN MEJA DAN PAPAN NAMA DARI BOTOL BEKAS DAN SAMPAH PLASTIK

Rabu, 26 November 2025, November 26, 2025

SISWA SMPN 13 KENDARI KREASIKAN MEJA DAN PAPAN NAMA DARI 
BOTOL BEKAS DAN SAMPAH PLASTIK


Kendari - harianpopuler.com - Siswa-siswi SMPN 13 Kendari menunjukkan kreativitas tinggi melalui kegiatan pengolahan limbah plastik hasil jajanan kantin menjadi produk ramah lingkungan. Pada kegiatan ini, para peserta didik memanfaatkan botol plastik bekas untuk membuat meja dan papan nama sekolah berbahan dasar ecobrick. Rabu, 26/11/2025


Botol-botol bekas minuman kemasan dikumpulkan, dibersihkan, kemudian diisi padat dengan sampah plastik non-organik seperti bungkus jajanan. Setelah itu, botol-botol tersebut disusun dan dililit rapi hingga membentuk struktur yang kokoh. Hasil karya tersebut kini menjadi meja sederhana yang dapat digunakan di lingkungan sekolah.




Selain meja, siswa juga berhasil membuat papan nama sekolah berbahan ekobrik, yang material utamanya berasal dari botol aqua dan berbagai jenis sampah plastik. Papan nama ini tidak hanya memiliki fungsi informatif, tetapi sekaligus menjadi simbol komitmen sekolah dalam mengurangi limbah plastik.


Kepala SMPN 13 Kendari, Hj. Yummy, S.Pd., M.Pd, memberikan apresiasi tinggi kepada para siswa yang berhasil memanfaatkan limbah menjadi karya bermanfaat. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya nyata dalam menanamkan kepedulian lingkungan dan praktik reduce, reuse, recycle sejak dini.


Sekolah berharap inovasi ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi lembaga pendidikan lain dalam menerapkan pengelolaan sampah secara kreatif, mandiri, dan bermanfaat bagi lingkungan.

TerPopuler