Sebuah kaos dengan tulisan satir yang tengah viral di media sosial. Kaos tersebut memuat pesan unik yang menyindir stigma bahwa lelaki kerap disebut “buaya”. Melalui kalimat yang jenaka, kaos ini seolah menyampaikan bahwa karakter seseorang tidak bisa diukur dari gender, karena sifat buruk maupun baik dapat dimiliki siapa saja.
Fenomena munculnya kaos-kaos bertuliskan satir seperti ini menggambarkan kreativitas masyarakat dalam mengekspresikan sudut pandang. Lewat humor yang tidak berlebihan, pesan sosial dapat tersampaikan dengan lebih ringan dan tidak menggurui.
Tak sedikit warganet yang menganggap tulisan pada kaos tersebut lucu sekaligus relevan. Dalam kehidupan sehari-hari, humor semacam ini menjadi cara baru untuk mencairkan suasana, bahkan sering menjadi bahan obrolan dalam pertemanan.
