Konawe, 16 September 2025 – Sejumlah guru honorer di Kabupaten Konawe, khususnya kategori R2 dan R3, mengaku kecewa dan berduka usai pengumuman seleksi PPPK paruh waktu yang dirilis pada September 2025. Dalam pengumuman tersebut, tidak tercantum nama-nama guru honorer dari kategori R2 dan R3, baik untuk penempatan penuh waktu maupun paruh waktu.
Situasi ini menimbulkan keresahan di kalangan guru honorer. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa guru bahkan mengaku sulit tidur semalaman karena memikirkan nasib mereka yang belum jelas. Meski demikian, di sela-sela curahan hati dan kekecewaan, suasana pertemuan mereka masih terlihat hangat dan santai.
Lanjut Baca Lagi Penguatan Literasi
Artikel Berita Terkait👇
Salah satu guru honorer menyampaikan bahwa pihaknya bersama rekan-rekan sedang mempertimbangkan untuk menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk protes atas keputusan yang dianggap tidak adil. “Kami hanya berharap ada kejelasan. Kalau pun tidak bisa terakomodir penuh, setidaknya paruh waktu bisa menjadi solusi. Tapi ternyata nama kami tetap tidak ada,” ungkapnya.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah guru berkumpul dan saling berbagi cerita mengenai nasib mereka. Beberapa di antaranya tampak tetap berusaha tersenyum, meski jelas rasa gelisah dan kecewa belum bisa mereka sembunyikan.
Rencana aksi ini masih dalam tahap pembahasan internal. Namun, guru-guru honorer R2 dan R3 berharap pemerintah daerah maupun pusat segera memberikan solusi yang lebih adil, mengingat pengabdian mereka selama bertahun-tahun dalam dunia pendidikan.
*
