Kondisi SMPN 1 Onembute Butuh Perhatian Serius dan Sentuhan Positif, Sejumlah Gedung Mengalami Kerusakan Berat Harian Populer (HP). : Kondisi SMPN 1 Onembute Butuh Perhatian Serius dan Sentuhan Positif, Sejumlah Gedung Mengalami Kerusakan Berat

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Kondisi SMPN 1 Onembute Butuh Perhatian Serius dan Sentuhan Positif, Sejumlah Gedung Mengalami Kerusakan Berat

Kamis, 11 Juni 2026, Juni 11, 2026

Kondisi SMPN 1 Onembute Memprihatinkan, Sejumlah Gedung Mengalami Kerusakan Berat


KONAWE – harianpopuler.com - Kondisi bangunan di SMP Negeri 1 Onembute Kabupaten Konawe memprihatinkan. Sekolah yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 2 hektare 10 are dengan jumlah siswa sebanyak 98 orang itu mengalami kerusakan berat pada sejumlah fasilitas, mulai dari ruang kelas, kantor, hingga bangunan penunjang lainnya.


Sejumlah  siswa mengaku merasa kurang nyaman dan khawatir saat mengikuti proses belajar mengajar akibat kondisi bangunan yang rusak.


"Kami merasa tidak nyaman dan kurang aman saat beraktivitas maupun belajar. Plafon di beberapa ruangan sudah rusak dan hancur. Kami berharap gedung sekolah ini bisa segera direnovasi," ujarnya.


Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 1 Onembute, Lukmina Supu, S.Pd, yang baru menjabat sekitar tiga bulan, berharap adanya perhatian dan perbaikan terhadap sarana pendidikan di sekolah tersebut.


"Mudah-mudahan ke depan ada perkembangan. Saat ini kami memiliki sembilan ruang kelas, kantor, laboratorium, perpustakaan, dan hampir seluruh gedung di SMPN 1 Onembute mengalami kerusakan," katanya.


Menurutnya, sekolah tersebut didukung oleh sekitar 20 tenaga pendidik dan kependidikan. Ia berharap kondisi fasilitas yang ada dapat segera diperbaiki sehingga menunjang peningkatan mutu pendidikan.


"Harapan kami ada perubahan yang nyata. Dengan fasilitas yang lebih baik, kualitas proses belajar mengajar dan mutu pendidikan juga dapat meningkat seperti sekolah-sekolah lainnya," tambahnya.


Salah satu guru menjelaskan, sebagian besar kerusakan bangunan telah terjadi sejak tahun 2020 hingga sekarang. Adapun rehabilitasi terakhir pada ruang kelas belajar (RKB) dilakukan sekitar enam tahun lalu (2019).


Meski baru menjabat sebagai kepala sekolah, ia berkomitmen untuk terus berupaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan di SMPN 1 Onembute. Sebelum bertugas di sekolah tersebut, Lukmina diketahui merupakan guru di SMPN 1 Lambuya.


"Saya baru sekitar tiga bulan bertugas di sini. Semoga ke depan ada peningkatan dan perubahan yang lebih baik bagi SMPN 1 Onembute," pungkasnya.

TerPopuler