PDAM Kota Kendari Perbaiki Pipa Bocor di Bende, Luncurkan Aplikasi “Lagacor” untuk Percepat Layanan Keluhan Harian Populer (HP). : PDAM Kota Kendari Perbaiki Pipa Bocor di Bende, Luncurkan Aplikasi “Lagacor” untuk Percepat Layanan Keluhan

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Orang Tua Siswa di Kendari Keluhkan Proses Administrasi Sekolah, (Ummussabri). Harap Ada Ruang Dialog. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

PDAM Kota Kendari Perbaiki Pipa Bocor di Bende, Luncurkan Aplikasi “Lagacor” untuk Percepat Layanan Keluhan

Senin, 09 Maret 2026, Maret 09, 2026

PDAM Kota Kendari Perbaiki Pipa Bocor di Bende, Luncurkan Aplikasi “Lagacor” untuk Percepat Layanan Keluhan


KENDARI – harianpopuler.com - Keluhan warga terkait pipa air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang bocor di wilayah Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, tepatnya di depan Perumnas Patoro, telah ditindaklanjuti dan diperbaiki oleh pihak PDAM.


Direktur Utama PDAM saat dikonfirmasi media ini pada Senin (9/3/2026) menjelaskan, penanganan keluhan masyarakat kini dipermudah melalui aplikasi layanan bernama Lagacor.


Menurutnya, aplikasi tersebut dikembangkan untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan laporan maupun keluhan terkait layanan air bersih.


“Melalui aplikasi Lagacor, masyarakat dapat langsung melaporkan keluhan. Kami menargetkan setiap laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti dalam waktu kurang dari 1x24 jam,” ungkapnya saat diwawancarai di ruang kerja stafnya.


Ia menambahkan, pengembangan aplikasi Lagacor telah dimulai sejak akhir tahun 2025 dan mulai dioperasikan pada Februari 2026. Ke depan, aplikasi tersebut juga akan dipublikasikan secara luas dan dapat diakses melalui telepon seluler.


“Rencananya aplikasi ini akan diluncurkan secara resmi bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Kota Kendari,” tambahnya.


Selain persoalan teknis di lapangan, pihak PDAM juga menghadapi kendala lain, yakni masih banyaknya pelanggan yang menunggak pembayaran rekening air.


“Kendala lain yang kami hadapi adalah masih banyak pelanggan yang menunggak pembayaran,” ujarnya.


Dengan hadirnya aplikasi Lagacor, PDAM berharap sistem pelayanan kepada masyarakat dapat menjadi lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap setiap keluhan pelanggan.

TerPopuler