Kendari – harianpopuler.com - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kendari bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari melaksanakan kegiatan pemangkasan dan penebangan pohon di lingkungan sekolah, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat pohon tua dan rapuh, khususnya saat cuaca ekstrem.
Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas BPBD bersama pihak sekolah melakukan pemotongan batang dan dahan pohon berukuran besar yang berada di sekitar jalur aktivitas siswa dan bangunan sekolah. Proses pemangkasan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keselamatan kerja dan kondisi lingkungan sekitar.
Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustapa, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap keselamatan seluruh warga sekolah.
“Pemangkasan pohon ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan. Beberapa pohon sudah berusia tua dan berpotensi membahayakan apabila tumbang, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang. Keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas kami,” ujar Ahmad Mustapa.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi peserta didik, khususnya terkait kesadaran akan mitigasi bencana di lingkungan sekolah.
“Kami berharap siswa dapat memahami bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pencegahan bencana bisa dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar kita,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Kendari menyampaikan bahwa pemangkasan pohon di area fasilitas publik, termasuk sekolah, merupakan bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi bahaya akibat pohon yang sudah lapuk atau rawan tumbang. Pencegahan perlu dilakukan sejak dini agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian material,” ujar perwakilan BPBD Kota Kendari.
Pihak BPBD juga mengapresiasi langkah proaktif SMKN 2 Kendari yang telah berkoordinasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting dalam membangun budaya sadar bencana. Kami mendorong sekolah dan fasilitas umum lainnya untuk aktif melakukan mitigasi risiko di lingkungannya masing-masing,” lanjutnya.
Selain itu, BPBD mengimbau masyarakat agar rutin memantau kondisi pohon besar di sekitar lingkungan tempat tinggal dan segera melaporkan kepada instansi terkait jika ditemukan potensi bahaya.
Kegiatan pemangkasan pohon di SMKN 2 Kendari berlangsung aman dan kondusif. Lingkungan sekolah kini terlihat lebih tertata dan aman bagi aktivitas belajar-mengajar, tanpa menghilangkan fungsi penghijauan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan lingkungan dan mitigasi bencana dapat terus ditingkatkan, khususnya di lingkungan pendidikan sebagai tempat pembentukan karakter generasi muda.
