Harianpopuler.com - Konawe, 1 Oktober 2025 - Pemerintah Kabupaten Konawe melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, bekerja sama dengan Kementerian Pertanian serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara Melalui dinas pertanian, menyerahkan bantuan berupa alat mesin pertanian (alsintan) kepada sejumlah kelompok tani di wilayah Konawe.
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Konawe, Syamsul Ibrahim, menyerahkan langsung kunci simbolis bantuan yang terdiri dari 10 unit jonder traktor dan 2 unit combine harvester. Penyerahan berlangsung di halaman kantor dinas terkait, dengan didampingi Kepala Dinas dan Kabid lingkup Pemkab Konawe.
Pesan Wakil Bupati: Rawat dengan Baik, Jangan Disalahgunakan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya menjaga dan merawat bantuan alat mesin tani (alsintan), agar benar-benar bermanfaat untuk peningkatan produktivitas pertanian.
“Jangan sampai bantuan ini disalahgunakan. Setiap enam bulan wajib ada laporan penggunaan, agar tidak ada keluhan di kemudian hari. Rawatlah sebaik mungkin, anggap ini kendaraan sendiri. Jika digunakan dan dirawat dengan benar, insya Allah hasilnya akan baik untuk masa depan pertanian kita,” tegas Samsul Ibrahim.
Ia juga mengingatkan bahwa traktor maupun combine memiliki aturan perawatan khusus, termasuk penggantian oli tepat waktu. Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu kelompok penerima, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh kelompok tani di desa tetangga sesuai aturan main yang berlaku.
Berikut Daftar Kelompok Tani Penerima Bantuan.
Bantuan alsintan diserahkan kepada sejumlah kelompok tani yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Konawe, antara lain:
– Kelompok Tani Sumber Rejeki
– Kelompok Tani Meohai
– Kelompok Tani Mekar Sari
– Kelompok Tani Mamiri
– Kelompok Tani Tamesandi 1
– Kelompok Tani Jati Bali
– Kelompok Tani Sido Mulyo
– Kelompok Tani Lolowaru
– Kelompok Tani Harapan Jaya
Dengan Mendukung Program Ketahanan Pangan dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan bahwa program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah pusat menuju keberbagai daerah harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Target minimal pengolahan 1.000 hektare lahan wajib dilaksanakan, yang di usung oleh program bupati Konawe mengingat masih terdapat banyak lahan tidur di 291 desa wilayah Konawe yang dapat dioptimalkan.
“Program ini hadir bukan hanya untuk meningkatkan produksi, tapi juga untuk menjawab tantangan ketahanan pangan nasional. Karena itu, mari kita gunakan dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Dengan adanya dukungan alsintan dari pemerintah pusat, diharapkan para petani di Konawe dapat lebih produktif, efisien, dan mampu meningkatkan hasil panen sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.
Dari 12 jumlah penerima bantuan kelompok Tani di konawe untuk sementara yang dapat di informasikan media ini baru 9 jumlah kelompok tani, dan sisanya yang dapat di infokan beserta desa - desa, kecamatan apa saja yang mendapat bantuan tersebut masih menunggu informasi, konfirmasi pihak terkait.
(Laporan Lukman Ischak - Red)
*
