Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Rahandouna, Identitas Masih Dalam Penyelidikan Harian Populer (HP). : Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Rahandouna, Identitas Masih Dalam Penyelidikan

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Rahandouna, Identitas Masih Dalam Penyelidikan

Jumat, 21 Agustus 2026, Agustus 21, 2026

Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Perairan Rahandouna, Identitas Masih Dalam Penyelidikan


KENDARI – harianpopuler.com - Warga Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di kawasan perairan setempat, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.


Mayat tersebut ditemukan warga dalam kondisi berada di perairan dekat kawasan pesisir. Dari ciri-ciri pakaian yang dikenakan, korban diketahui menggunakan kaos berwarna hijau dan celana berwarna hijau.


Tim Inafis yang melakukan pemeriksaan awal memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar satu minggu. Kondisi jasad juga disebut mulai mengalami pembusukan.


Namun, penyebab kematian belum dapat dipastikan. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan Kepolisian. 


Sementara itu, pihak Polsek Poasia melalui Jasmin mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Kendari.


“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, bisa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Tim Inafis masih melakukan proses identifikasi,” jelasnya.


Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan dan identifikasi lebih lanjut dari pihak kepolisian.

TerPopuler