Astagfirullah! Diduga Gegara Cekcok Rumah Tangga, Suami Angkut Barang dari Rumah, Istri: “Ko Ambil Barangmu, Kasian!” Harian Populer (HP). : Astagfirullah! Diduga Gegara Cekcok Rumah Tangga, Suami Angkut Barang dari Rumah, Istri: “Ko Ambil Barangmu, Kasian!”

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Astagfirullah! Diduga Gegara Cekcok Rumah Tangga, Suami Angkut Barang dari Rumah, Istri: “Ko Ambil Barangmu, Kasian!”

Rabu, 12 Agustus 2026, Agustus 12, 2026

Astagfirullah! Diduga Gegara Cekcok Rumah Tangga, Suami Angkut Barang dari Rumah, Istri: “Ko Ambil Barangmu, Kasian!”


KONAWE UTARA, - Harianpopuler.com – Suasana rumah tangga di Konawe Utara mendadak berubah bak “operasi pindahan” setelah seorang suami diduga mengangkut sejumlah barang dari dalam rumah usai terlibat cekcok dengan istrinya.



Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang beredar, dan video tersebut juga di kirim ke Redaksi. Dalam rekaman, sang istri tampak merekam suaminya yang sibuk mengeluarkan barang-barang dari rumah. Suasananya campur aduk, ada emosi, omelan, bahkan terdengar tawa di tengah keributan.


Diduga, cekcok tersebut berkaitan dengan persoalan perselingkuhan. Sang istri terdengar meminta suaminya mengambil barang-barangnya dan pulang ke kampung.


“Ko ambil barangmu kasian, ko pulang di kampungmu. Laki-laki tombalaki begitumi,” demikian ucapan yang terdengar dalam rekaman.


Tak berhenti sampai di situ, perdebatan keduanya semakin panas. Sang istri terdengar menyinggung soal uang dan sesuatu yang disebutnya sebagai “metode gratis”, sementara sang suami membalas dengan tudingan agar istrinya tidak berselingkuh.


“Makanya jangko solingkuh,” kata sang suami.


Namun tudingan tersebut langsung dibantah sang istri.


“Aduh, siapa yang solingkuh!” jawabnya dengan nada kesal.


Perdebatan pun berlangsung seperti “sidang rumah tangga” tanpa moderator. Sang suami kembali menyebut bahwa tudingan tersebut berdasarkan ucapan saudaranya sendiri.


Sang istri kemudian meminta suaminya tidak banyak bicara. Sambil terus mengomel, ia diduga beberapa kali menyindir soal “metode gratis” yang disebutnya sebagai pilihan sang suami.


Yang menarik, di tengah suasana panas tersebut, terdengar pula tawa. Sang suami tetap melanjutkan aksinya mengangkut barang-barangnya satu per satu dari rumah.


Barang yang sebelumnya dibeli dan berada di rumah pun mulai berpindah tempat. Kalau dibantu mobil dan tenaga angkut, kali ini tampaknya “tenaga angkut pribadi” langsung turun tangan.


Belum diketahui secara pasti apa penyebab awal pertengkaran tersebut dan bagaimana kelanjutan hubungan keduanya. Isi percakapan dalam video juga belum dapat diverifikasi apakan hanya konten semata!?. 


Yang pasti, video tersebut menjadi perhatian warganet karena memperlihatkan pertengkaran rumah tangga dengan suasana yang tidak biasa: emosi ada, omelan ada, barang diangkut, bahkan tawa pun ikut terdengar.


Narasi ini berdasarkan rekaman video yang di Terima Redaksi. 


Pesan Edukasi


Namanya juga rumah tangga, kalau sedang panas sebaiknya jangan sampai emosi mengambil alih kendali. Barang boleh diangkut, tetapi masalah jangan ikut dibawa sampai ke mana-mana. 😄


Perbedaan pendapat sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan komunikasi yang baik. Jangan mudah mengambil keputusan saat sedang marah, apalagi sambil direkam, karena kalau sudah viral, bukan hanya tetangga yang tahu, warganet pun bisa ikut “sidang”. 😂


Semoga persoalan keduanya dapat diselesaikan secara baik-baik. Bertengkar boleh, tetapi jangan sampai lupa bahwa rumah tangga bukan arena pertandingan. Kalau bisa diselesaikan dengan bicara, kenapa harus berakhir dengan acara pindahan?


Pesan untuk kita semua: jaga komunikasi, saling menghargai, dan jangan mudah menuduh tanpa bukti. Karena emosi hanya sementara, tetapi rekaman video bisa beredar selamanya.

TerPopuler