Pertandingan Sepak Bola Tingkat SD di Buton Tengah Berujung Ricuh, Orang Tua Turut Terlibat Harian Populer (HP). : Pertandingan Sepak Bola Tingkat SD di Buton Tengah Berujung Ricuh, Orang Tua Turut Terlibat

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Pertandingan Sepak Bola Tingkat SD di Buton Tengah Berujung Ricuh, Orang Tua Turut Terlibat

Senin, 10 Agustus 2026, Agustus 10, 2026

Pertandingan Sepak Bola Tingkat SD di Buton Tengah Berujung Ricuh, Orang Tua Turut Terlibat


BUTON TENGAH, - Harianpopuler.com – Pertandingan sepak bola tingkat sekolah dasar (SD) yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara, berakhir dengan kericuhan. Minggu, 9/8


Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Mawasangka. Pertandingan yang awalnya berlangsung seperti biasa berubah tegang setelah terjadi perselisihan di tengah lapangan yang melibatkan pemain dari kedua tim.


Situasi kemudian semakin memanas. Sejumlah orang tua dan penonton yang berada di sekitar lapangan ikut masuk ke dalam area pertandingan. Keributan pun terjadi hingga membuat jalannya pertandingan tidak dapat dilanjutkan.


Informasi yang di Terima Awak Media, tampak sejumlah orang terlibat dalam keributan. Petugas keamanan kemudian turun tangan untuk memisahkan pihak-pihak yang terlibat dan mengendalikan situasi.


Pertandingan akhirnya dihentikan sementara demi mencegah kericuhan meluas. Pihak berwenang juga disebut melakukan langkah pengamanan dan mediasi terhadap pihak yang terlibat.


Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena pertandingan yang seharusnya menjadi ajang olahraga dan pembinaan bagi anak-anak justru diwarnai keributan.


Masyarakat berharap seluruh pihak, khususnya orang tua dan pendamping peserta, dapat mengedepankan sportivitas serta memberikan contoh yang baik kepada para pemain muda.


TerPopuler