MBG di Lantari Jaya Jadi Sorotan, Warga Keluhkan Dugaan Makanan Tidak Layak Konsumsi Harian Populer (HP). : MBG di Lantari Jaya Jadi Sorotan, Warga Keluhkan Dugaan Makanan Tidak Layak Konsumsi

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

MBG di Lantari Jaya Jadi Sorotan, Warga Keluhkan Dugaan Makanan Tidak Layak Konsumsi

Rabu, 29 Juli 2026, Juli 29, 2026

MBG di Lantari Jaya Jadi Sorotan, Warga Keluhkan Dugaan Makanan Tidak Layak Konsumsi


BOMBANA – harianpopuler.com - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, menjadi perhatian publik setelah muncul sejumlah keluhan dari masyarakat terkait dugaan kualitas makanan yang dinilai tidak layak dikonsumsi. Rabu, 29/7/2026


Perbincangan tersebut mencuat di media sosial setelah beberapa warga mengunggah foto menu MBG yang diterima. Dalam salah satu unggahan, akun Facebook Azkadina Ayhu menampilkan menu makanan disertai keterangan, "Mbg hari ini entah sekarang rata kepala semoga badan2nya ikan 😇 tapi alhamdulillah tetap bersyukur 😇." Unggahan tersebut kemudian memicu berbagai tanggapan dari warganet yang mempertanyakan kualitas bahan makanan yang disajikan.


Keluhan serupa sebelumnya juga disampaikan akun Facebook Siti Hidayah Hidayah pada 16 Juli 2026. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan buah jeruk yang diduga telah menghitam dan tidak layak dikonsumsi. Ia menuliskan, "Mohon maaf untuk SPPG Lantari Jaya, tolong kasi buah untuk MBG yang layak yang bisa dimakan."


Munculnya keluhan pada waktu yang berbeda memunculkan perhatian masyarakat terhadap sistem pengawasan pelaksanaan Program MBG, khususnya di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Lantari Jaya. Mengingat program tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi peserta didik, kualitas dan keamanan pangan dinilai harus menjadi prioritas utama.


Menanggapi persoalan tersebut, Ketua LSM Pribumi, Ansar P., meminta pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelaksanaan Program MBG di wilayah tersebut.


Menurutnya, apabila dugaan mengenai makanan yang tidak memenuhi standar terbukti benar, maka diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap proses penyediaan makanan.


«"Ini menyangkut pemenuhan gizi anak-anak. Jika makanan yang diberikan diduga tidak memenuhi standar, tentu harus segera dievaluasi. Pemerintah perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh," ujar Ansar.»


Ia juga meminta agar operasional dapur SPPG dihentikan sementara apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran terhadap standar keamanan pangan maupun kualitas bahan makanan. Selain itu, evaluasi diharapkan mencakup proses pengadaan bahan, pengolahan, distribusi, hingga pengawasan sebelum makanan disalurkan kepada para penerima manfaat.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG Kecamatan Lantari Jaya telah dihubungi melalui aplikasi WhatsApp untuk dimintai konfirmasi terkait keluhan masyarakat yang beredar di media sosial. Namun, belum ada tanggapan maupun keterangan resmi yang diberikan.

TerPopuler