Reses III Ketua DPRD Konawe di Wonua Morome, Warga Usulkan Irigasi, Tiang Listrik dan Beasiswa Harian Populer (HP). : Reses III Ketua DPRD Konawe di Wonua Morome, Warga Usulkan Irigasi, Tiang Listrik dan Beasiswa

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Reses III Ketua DPRD Konawe di Wonua Morome, Warga Usulkan Irigasi, Tiang Listrik dan Beasiswa

Jumat, 05 Juni 2026, Juni 05, 2026

Reses III Ketua DPRD Konawe di Wonua Morome, Warga Usulkan Irigasi, Tiang Listrik dan Beasiswa


KONAWE – harianpopuler.com - Ketua DPRD Kabupaten Konawe kembali menyerap aspirasi masyarakat melalui kegiatan Reses III Masa Persidangan III Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Wonua Morome, Kecamatan Puriala, Kamis (4/6/2026).


Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri Camat Puriala, Kepala Desa Wonua Morome, tokoh masyarakat, kelompok tani, stakeholder terkait, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di wilayahnya.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Konawe menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat hingga dapat direalisasikan melalui program pembangunan daerah.


Menurutnya, meskipun seluruh anggota DPRD memiliki tugas dan tanggung jawab yang sama dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, amanah yang diberikan masyarakat kepadanya sebagai Ketua DPRD menjadi tanggung jawab moral untuk memastikan aspirasi warga mendapat perhatian pemerintah.


"Saya terus datang dan melakukan reses di wilayah ini karena ingin memastikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan hingga terealisasi. Aspirasi masyarakat adalah amanah yang harus kami kawal bersama," ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembangunan kawasan Asaki Raya sebagai salah satu wilayah yang memiliki potensi besar untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


"Sudah saatnya Asaki Raya berkembang lebih maju. Dengan dukungan seluruh stakeholder dan pemerintah daerah, pembangunan harus terus didorong agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.


Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai mendesak, mulai dari jaringan irigasi pertanian, kebutuhan air bersih, tiang listrik, jalan usaha tani, hingga bantuan beasiswa bagi masyarakat kurang mampu.


Salah seorang warga mengungkapkan bahwa lahan persawahan di wilayah Wonua Morome yang mencapai ratusan hektare masih menghadapi kendala pasokan air akibat belum optimalnya jaringan irigasi.


Warga juga berharap agar keberadaan Bendungan Ameroro nantinya dapat memberikan manfaat bagi petani di Kecamatan Puriala, khususnya Desa Wonua Morome.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Konawe meminta pemerintah desa segera menyiapkan proposal sebagai bahan pengusulan kepada instansi terkait, mengingat pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi berada dalam kewenangan Balai Wilayah Sungai (BWS).


Selain persoalan irigasi, masyarakat juga menyampaikan keluhan mengenai kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif.


Merespons hal itu, Ketua DPRD meminta masyarakat yang mengalami kendala untuk menyerahkan data berupa KTP dan Kartu Keluarga agar dapat dibantu proses pengaktifannya sesuai mekanisme yang berlaku.


"Terkait BPJS yang tidak aktif, silakan sampaikan datanya. Insyaallah akan kami bantu fasilitasi agar masyarakat tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan," katanya.


Pada sektor pertanian, Ketua DPRD juga menegaskan komitmennya dalam mengawal kesejahteraan petani, termasuk memastikan harga gabah tetap mengacu pada Harga Pembelian Pemerintah (HPP).


Ia turut mengingatkan kelompok tani agar bantuan alat dan mesin pertanian yang telah disalurkan pemerintah dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak diperjualbelikan.


Sementara itu, terkait beasiswa pendidikan, Ketua DPRD memastikan program bantuan pendidikan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan.


Dalam pertemuan tersebut, kebutuhan tiang listrik dan penerangan jalan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat. Usulan pengadaan tiang listrik di sejumlah titik pun disepakati sebagai salah satu prioritas yang akan diperjuangkan melalui mekanisme anggaran daerah dengan tetap berkoordinasi bersama pihak PLN.


Camat Puriala turut menyampaikan sejumlah usulan prioritas lainnya, di antaranya peningkatan jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, pengembangan Lorong Koperasi Merah Putih, serta penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat.


Kegiatan reses ditutup dengan komitmen bersama untuk terus mengawal berbagai aspirasi yang telah disampaikan masyarakat agar dapat menjadi bagian dari program pembangunan daerah, baik melalui perubahan anggaran tahun berjalan maupun penganggaran pada tahun berikutnya.


Melalui kegiatan reses tersebut, DPRD Konawe berharap komunikasi antara masyarakat dan pemerintah daerah dapat terus terjalin sehingga pembangunan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan harapan warga.

TerPopuler