Ratusan Perangkat Desa Mengamuk Segel Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buton Utara, Protes Gaji Belum Dibayar Penuh Harian Populer (HP). : Ratusan Perangkat Desa Mengamuk Segel Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buton Utara, Protes Gaji Belum Dibayar Penuh

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Ratusan Perangkat Desa Mengamuk Segel Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buton Utara, Protes Gaji Belum Dibayar Penuh

Jumat, 26 Juni 2026, Juni 26, 2026

Ratusan Perangkat Desa Mengamuk Segel Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Buton Utara, Protes Gaji Belum Dibayar Penuh


BUTON UTARA – harianpopuler.com - Ratusan kepala desa, perangkat desa, dan anggota BPD se-Kabupaten Buton Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Rabu (24/6/2026).


Aksi tersebut dipicu oleh keterlambatan pembayaran gaji yang hingga akhir Juni 2026 belum diterima secara penuh. Kekecewaan massa memuncak hingga berujung pada penyegelan kantor BKAD sebagai bentuk protes.


Berdasarkan informasi video yang di Terima media ini yang beredar di media sosial, suasana sempat memanas. Massa terlihat memadati pintu masuk kantor dan terlibat aksi saling dorong dengan aparat yang berjaga. Sejumlah peserta aksi juga tampak membawa balok kayu saat mendesak menuju area pintu gedung.


Petugas Kepolisian dan Satpol PP berupaya menjaga situasi tetap kondusif. Koordinator aksi melalui pengeras suara terus mengingatkan peserta agar tidak melakukan tindakan anarkis dan menghindari perusakan fasilitas pemerintah.




Meski demikian, dalam insiden tersebut salah satu kaca kantor dilaporkan pecah. Tidak terlihat adanya bentrokan fisik lanjutan antara massa dan aparat keamanan.


Sebelum membubarkan diri, massa menyemprotkan cat merah bertuliskan "SEGEL" pada pintu utama kantor BKAD sebagai simbol tuntutan mereka terhadap pemerintah daerah.


Informasi yang beredar menyebutkan para perangkat desa mengeluhkan gaji yang belum dibayarkan secara penuh selama beberapa bulan terakhir. Kondisi tersebut memicu gelombang protes karena dinilai mengganggu kebutuhan hidup dan operasional pemerintahan desa.


Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Buton Utara maupun BKAD terkait jadwal pencairan gaji yang menjadi tuntutan para perangkat desa.

TerPopuler