Penjaga Sekolah Diduga Berikan Informasi Tidak Akurat kepada Wartawan di SMKN 2 Kendari Harian Populer (HP). : Penjaga Sekolah Diduga Berikan Informasi Tidak Akurat kepada Wartawan di SMKN 2 Kendari

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., Orang Tua Siswa di Kendari Keluhkan Proses Administrasi Sekolah, (Ummussabri). Harap Ada Ruang Dialog. Jadikan Saluran Irigasi Tempat Berwisata : Jadikan Waterbum Saluran Irigasi : Anak-Anak Nikmati Keseruan Bermain Air di Saluran Irigasi Desa Meraka www.harianpopuler.com

Penjaga Sekolah Diduga Berikan Informasi Tidak Akurat kepada Wartawan di SMKN 2 Kendari

Selasa, 07 April 2026, April 07, 2026

Penjaga Sekolah Diduga Berikan Informasi Tidak Akurat kepada Wartawan di SMKN 2 Kendari

KENDARI - harianpopuler.com - Seorang penjaga gerbang atau petugas keamanan di SMKN 2 Kendari diduga memberikan informasi yang tidak akurat kepada awak media lokal yang hendak melakukan konfirmasi lanjutan dengan kepala sekolah. Senin, 6/4/2026


Peristiwa tersebut terjadi saat tim redaksi media berupaya menemui kepala sekolah setelah sebelumnya sempat melakukan komunikasi awal. Namun, ketika tiba di pintu gerbang sekolah, awak media dihadang oleh seorang penjaga yang mengenakan pakaian biasa.


Saat ditanya mengenai keberadaan kepala sekolah, penjaga tersebut menyampaikan bahwa kepala sekolah baru saja meninggalkan lokasi usai rapat. “Habis rapat, sudah keluar, Pak,” ujar penjaga kepada awak media.


Mendapatkan jawaban tersebut, awak media pun meninggalkan lokasi. Namun, di tengah perjalanan, mereka melihat kendaraan kepala sekolah masih terparkir di area teras sekolah. Bahkan, kepala sekolah terlihat berjalan menuju masjid di lingkungan sekolah.


Mengetahui hal itu, awak media memutuskan kembali ke lokasi untuk meminta klarifikasi kepada penjaga gerbang. Saat dikonfirmasi ulang, penjaga tersebut memberikan keterangan berbeda.


“Saya tidak seharian jaga, jadi saya tidak tahu,” ujarnya singkat.


Perbedaan keterangan ini memunculkan dugaan bahwa penjaga sekolah tidak memberikan informasi yang sebenarnya kepada awak media yang sedang menjalankan tugas jurnalistik.


Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sikap jujur dan terbuka, terutama terhadap wartawan yang menjalankan tugas untuk menyampaikan informasi kepada publik. Menghargai kehadiran media merupakan bagian dari transparansi dan akuntabilitas institusi. Ketidakjujuran, sekecil apa pun, dapat merusak kepercayaan serta menghambat penyampaian informasi yang akurat kepada masyarakat.

TerPopuler