KENDARI, - HARIANPOPULER.COM – Dua kelompok pelajar diduga terlibat keributan yang berpotensi mengarah pada aksi tawuran di Jalan Laute baru, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (9/10/2026).
Berdasarkan keterangan warga yang tinggal di sekitar lokasi, kejadian serupa disebut telah terjadi sebanyak dua kali. Namun, warga mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab maupun persoalan yang melatarbelakangi keributan tersebut.
Salah seorang warga yang berada di lokasi menyebutkan, salah satu kelompok diduga merupakan pelajar (STM). Sementara itu, identitas sekolah dari kelompok lainnya belum diketahui secara pasti.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.20 WITA. Sejumlah pengendara yang melintas tampak memperlambat laju kendaraan, bahkan berhenti untuk melihat situasi di sekitar lokasi kejadian.
Harapan dan Edukasi: Cegah Tawuran, Jaga Masa Depan Pelajar
Peristiwa yang diduga melibatkan pelajar tersebut diharapkan menjadi perhatian bersama, baik bagi pihak sekolah, orang tua, masyarakat, maupun aparat keamanan. Apabila keributan tersebut mengarah pada aksi tawuran, langkah pencegahan perlu segera dilakukan agar tidak berkembang menjadi kekerasan yang membahayakan keselamatan pelajar dan masyarakat sekitar.
Para pelajar diharapkan mampu menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi yang baik, mengendalikan emosi, serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan teman. Perbedaan pendapat maupun kesalahpahaman seharusnya diselesaikan secara damai, bukan melalui tindakan kekerasan.
Pihak sekolah dan orang tua juga diharapkan memperkuat pengawasan, membangun komunikasi terbuka dengan anak, serta menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan turut berperan menjaga keamanan lingkungan. Apabila menemukan keributan yang berpotensi menjadi tawuran, warga sebaiknya mengutamakan keselamatan, tidak ikut memperkeruh situasi, dan segera melaporkan kejadian kepada pihak berwenang.
Pendidikan bukan hanya tentang meraih prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, kedewasaan, dan kemampuan menghargai orang lain. Jangan sampai masa depan yang seharusnya dibangun melalui pendidikan justru terhambat akibat tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Harapannya, para pelajar di Kota Kendari dapat menjaga nama baik sekolah, mempererat persaudaraan, serta menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk saling menghargai, bukan untuk bermusuhan.
Upaya pencegahan sejak dini, komunikasi yang baik, dan kepedulian semua pihak diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan kondusif bagi generasi muda.
