Bayi Diduga Ditinggalkan di WC Masjid Nurul Yakin Lapai, Kolaka Utara Harian Populer (HP). : Bayi Diduga Ditinggalkan di WC Masjid Nurul Yakin Lapai, Kolaka Utara

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Bayi Diduga Ditinggalkan di WC Masjid Nurul Yakin Lapai, Kolaka Utara

Sabtu, 18 Juli 2026, Juli 18, 2026

Bayi Diduga Ditinggalkan di WC Masjid Nurul Yakin Lapai, Kolaka Utara


Harianpopuler.com - Suasana di Masjid Nurul Yakin, Kelurahan Lapai, Kabupaten Kolaka Utara, mendadak geger setelah warga menemukan seorang bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan dan ditinggalkan di dalam kamar mandi (WC) masjid. Sabtu, 18/7/2026


Bayi tersebut ditemukan tanpa alas, terbaring di lantai keramik dalam kondisi yang memprihatinkan. Tubuh mungilnya tampak membiru, diduga akibat kedinginan, sehingga mengundang rasa iba sejumlah warga yang pertama kali menemukannya.


Berdasarkan informasi yang di Terima Redaksi, saat ditemukan bayi itu masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan dan segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, beredar pula informasi bahwa bayi tersebut akhirnya meninggal dunia.


Sementara itu, identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut masih belum diketahui. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengusut tuntas peristiwa ini dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.


Peristiwa ini menyita perhatian masyarakat dan menyisakan duka mendalam.


Pesan Moral

Setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan untuk hidup secara layak. Dalam situasi sesulit apa pun, meninggalkan bayi bukanlah solusi. Jika menghadapi kesulitan, carilah bantuan kepada keluarga, tenaga kesehatan, atau lembaga sosial yang dapat memberikan pendampingan. Mari bersama menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan melindungi setiap kehidupan yang lahir ke dunia.

TerPopuler