KENDARI – harianpopuler.com - Seorang warga di Kampung Salo, Kota Kendari, diduga menjadi korban penabrakan yang dilakukan oleh dua pemuda yang berboncengan sepeda motor sambil membawa sebatang kayu panjang, Minggu (7/6/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan istri korban, peristiwa bermula saat suaminya sedang menunggu dirinya yang rutin melakukan jalan pagi sekitar pukul 05.30 WITA. Saat itu, korban duduk di sebuah deker di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 05.50 WITA, dua pemuda yang berboncengan sepeda motor melintas dengan kecepatan cukup tinggi. Menurut saksi, keduanya sempat memperlambat laju kendaraan dan mengganggu seekor anjing yang sedang berbaring di jalan sambil tertawa.
Beberapa menit kemudian, kedua pemuda tersebut kembali melintas dengan kecepatan yang sama. Korban sempat menegur agar mereka mengurangi kecepatan karena banyak warga yang sedang berolahraga pagi di sekitar lokasi.
Pada lintasan berikutnya, korban kembali memberikan teguran. Saat itu, seorang ibu lanjut usia yang berada di sekitar lokasi juga disebut mengeluhkan cara berkendara kedua pemuda tersebut yang dinilai membahayakan pengguna jalan lain.
Teguran tersebut diduga memicu adu mulut antara korban dan salah satu pemuda. Menurut saksi, pemuda yang mengendarai motor berhenti dan merespons dengan nada tinggi. Istri korban yang berada di lokasi juga ikut menegur karena menilai perilaku pemuda tersebut tidak sopan terhadap orang yang lebih tua.
Setelah perdebatan singkat, kedua pemuda itu meninggalkan lokasi. Namun tidak lama kemudian mereka kembali dan berkumpul bersama dua pemuda lainnya yang datang menggunakan satu sepeda motor berbeda di area dekat bak sampah setempat.
Saksi menuturkan, saat dirinya dan suami hendak pulang ke rumah, kelompok pemuda tersebut diduga telah menunggu dan mengamati pergerakan korban. Salah seorang pemuda yang dibonceng terlihat memegang kayu panjang menyerupai tombak.
Tak lama kemudian, kedua pemuda itu melajukan sepeda motor ke arah korban hingga terjadi tabrakan. Korban disebut sempat menangkap kayu yang dibawa pelaku sebelum keduanya melarikan diri ke arah bak sampah dan meninggalkan sepeda motor mereka.
Korban kemudian mengejar para pemuda tersebut. Dalam situasi yang memanas, salah seorang pemuda diduga kembali mendatangi korban sambil mengajak berkelahi. Saksi juga mengaku melihat salah satu pemuda mengeluarkan benda dari saku celananya, meski tidak dapat memastikan jenis benda tersebut.
Selain itu, salah seorang pemuda disebut sempat melempar batu ke arah korban, namun tidak mengenai sasaran. Korban juga dilaporkan sempat melemparkan kayu sebagai respons, namun tidak mengenai pihak lawan.
Keributan tersebut menarik perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi. Meski demikian, salah satu pemuda disebut masih sempat kembali dengan sepeda motor temannya sambil menantang korban untuk berkelahi.
Di tengah situasi tersebut, korban berupaya mengamankan sepeda motor yang ditinggalkan para pemuda dengan mengambil kunci kendaraan. Namun, menurut saksi, seorang pria yang berada di lokasi sempat memegang dan diduga hendak menyembunyikan kunci motor tersebut sebelum akhirnya diserahkan kepada korban.
Usai kejadian, korban bersama istrinya meninggalkan lokasi dan menuju puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis dengan didampingi dua orang tetangga.
Hingga berita ini di tayangkan belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Warga berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti kejadian itu guna mengungkap kronologi secara menyeluruh dan mencegah terulangnya insiden serupa.
Sc : Fb. Adi Pramudya Wuleho

