Dugaan Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Siswa di Angata Konawe Selatan Mendapat Penanganan Medis Harian Populer (HP). : Dugaan Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Siswa di Angata Konawe Selatan Mendapat Penanganan Medis

Berita Terbaru di MEDSOS

Welcome di www.harianpopuler.com Kontributor Liputan Artikel,Berita,Video kirim CP/HP : 0838 4370 0286.
PT.Marketindo Selaras di Laporkan di Kejati Sultra Oleh KeTum HMI MPO Konawe Selatan (Konsel). Dengan Dugaan Penyerobotan Lahan.., DP3A Konsel Bantah Isu Kompensasi dalam Pendampingan Kasus Kekerasan Seksual. DPRD Konawe Dorong Sinergi Atasi Klaim BPJS, Keselamatan Pasien Jadi Prioritas Utama Baca di www.harianpopuler.com

Dugaan Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Siswa di Angata Konawe Selatan Mendapat Penanganan Medis

Rabu, 14 Oktober 2026, Oktober 14, 2026

Dugaan Keracunan Usai Konsumsi MBG, Sejumlah Siswa di Angata Konawe Selatan Mendapat Penanganan Medis


KONAWE SELATAN, - HARIANPOPULER.COM – Sejumlah pelajar di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara, dilaporkan mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).


Informasi yang dihimpun menyebutkan, siswa dari SMAN 10 Konawe Selatan dan SDN 4 Angata mengalami keluhan kesehatan pada Selasa hingga Rabu (13–14 Oktober 2026). Para pelajar yang terdampak kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh pertolongan medis.


Sejumlah gejala yang dilaporkan meliputi sakit perut, diare, pusing, serta muntah-muntah. Keluhan tersebut diduga muncul setelah para siswa menyantap makanan yang dibagikan melalui program MBG di sekolah masing-masing.




Puskesmas Angata disebut menjadi salah satu tempat penanganan para siswa yang mengalami keluhan tersebut. Banyaknya pelajar yang membutuhkan pertolongan dalam waktu berdekatan dilaporkan menambah beban pelayanan medis.


Meski demikian, penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa belum dapat dipastikan. Dugaan keterkaitan dengan makanan program MBG masih memerlukan pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.


Hingga berita ini disusun pada Rabu (14/10/2026), awak media masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak sekolah, pengelola program MBG, tenaga kesehatan, serta instansi terkait untuk memperoleh informasi yang akurat mengenai jumlah siswa terdampak, kondisi terkini para korban, dan hasil pemeriksaan medis.


Perkembangan kasus ini diharapkan dapat segera dijelaskan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang jelas sekaligus mencegah munculnya spekulasi mengenai penyebab kejadian tersebut.




TerPopuler