JSM: HARIANPOPULER.COM – Al-Qur’an menjelaskan sejumlah tanda kekuasaan Allah SWT, termasuk gambaran tentang asap yang tampak jelas dan menyelimuti manusia. Hal tersebut disebutkan dalam Surah Ad-Dukhan ayat 10–11.
Dalam Surah Ad-Dukhan ayat 10, Allah SWT berfirman:
فَارْتَقِبْ يَوْمَ تَأْتِي السَّمَاءُ بِدُخَانٍ مُبِينٍ
“Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang tampak jelas.” (QS. Ad-Dukhan: 10).
Kemudian, pada ayat ke-11 disebutkan:
يَغْشَى النَّاسَ هَٰذَا عَذَابٌ أَلِيمٌ
“Yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.” (QS. Ad-Dukhan: 11).
Kata dukhan dalam bahasa Arab berarti asap. Kedua ayat tersebut menggambarkan suatu peristiwa ketika asap tampak jelas dan menyelimuti manusia.
Dalam penafsiran Islam, para ulama membahas makna ayat tersebut dalam kaitannya dengan peristiwa pada masa Nabi Muhammad SAW maupun tanda-tanda menjelang hari kiamat. Karena itu, pemaknaannya perlu merujuk pada penjelasan tafsir Al-Qur’an yang dapat dipertanggungjawabkan.
Di tengah berbagai fenomena alam yang terjadi, seperti kabut, asap kebakaran hutan, dan pencemaran udara, ayat tersebut dapat menjadi bahan renungan mengenai kebesaran Allah SWT dan pentingnya menjaga lingkungan. Namun, tidak tepat jika setiap kejadian kabut asap langsung dinyatakan sebagai tanda pasti datangnya azab atau kiamat tanpa landasan penafsiran yang kuat.
Pesan yang dapat dipetik adalah pentingnya meningkatkan keimanan, melakukan introspeksi diri, serta menjaga alam dan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia di bumi.
Sumber: Al-Qur’an, Surah Ad-Dukhan ayat 10–11.
